Ternyata Pagi itu Indah….

Hari ini, tumben aku bangun sangat pagi –sekitar pukul 3 pagi. Aku bangun menatap kamar kos yang cukup berantakan dari buku diktat yang harus disalin, buku “bacaan sebelum tidur”, charger hp yang tergeletak, kertas HVS dimeja dan sebagainya. Seperti biasa aku teringat terdapat tugas untuk nanti siang dan beberapa untuk beberapa hari kedepan.

Setengah jam bergelut berusaha menyelesaikan tugas, burung burung mulai berkicau. Aku jadi merasa waktu berhenti dan hati terasa begitu damai. Ntah kenapa. Biasanya aku mendengar suara mereka berusaha bersaut sautan membangunkanku pada jam 6. Mungkin karena pagi hari ini aku bangun sendiri dan dapat menikmati suara mereka yang ternyata benar benar merdu –berbeda saat kamu kesiangan.

Kubuka gorden jendelaku, angin semilir dingin masuk menyegarkan tubuh tetapi masih gelap. Aku tersenyum sendiri, seakan membayangkan aku berdiri menatap langit yang biru, melihat sunset –Hal yang udah lama banget gak aku lakuin.

Kenapa tidak aku lakukan? Aku keluar kamar, berjalan menuju balkon lantai dua, menghirup dalam dalam udara ini. Masya Allah, sangat segar. Walaupun mungkin salah perkiraan, sunset masih cukup lama, tapi aku menyadari satu hal, Pagi itu sangat indah. Pagi merupakan anugrah Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan sebisa mungkin, aku tidak ingin kehilangan momen indah ini.

Bangun temanku, jangan terlelap terlalu dalam. Pagi Indah sambutlah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s