Bikin Plan untuk Hidup-mu! — Hanya tentang introspeksi diri

Di penghujung liburan semester ini yang (seharusnya) panjang tapi ternyata tidak terasa ini, membuatku terfikir dan termenung. Apa kemajuan yang telah aku buat selama sebulan ini? Nothing?

Kadang malu kepada Sang Pencipta, waktu yang diberikannya seperti mengalir begitu saja. Terkadang waktu kubiarkan percuma hanya dengan melihat jam tangan bergerak detik demi detik. Padahal pada aliran waktu yang percuma itu banyak berseliweran ide ide brilian, cantik, terstuktur, sistematis dan masif. Seharusnya aku membawa jaring untuk menangkap mereka dan bisa saja kuberikan kepada tengkulak agar dapat merasakan sesuap nasi (–Kiasan–).

Dan di sore hari ini, kejadian itu terulang lagi. Bolak balik liat fb, twitter, kaskus, 1cak and nothing change. Tidak ada yang baru dan itu membuatku harus berteriak dalam hati, sial hidupku terbuang percuma.

Terpikir aku ingin menghapus seluruh akun media sosial yang hanya memberiku hiburan, tapi tak membuat hatiku nyaman. Hiburan bisa basi dengan cepat. Aku mencari cara agar tidak bosan, dan aku lupa akan jati diriku. Aku orang yang cepat bosan, aku orang yang harus melakukan semua step by step — atau nanti tidak akan berarti apa apa buatku –, dan aku harus memiliki teman.

Lalu apa hubungannya dengan judul –Bikin plan untuk hidup-mu!– ? Ya, aku membuka sketchbook dan melihat grand planning untuk hidupku. Menelusuri dimana aku, dan sepertinya aku menemukan persimpangan antara surga dan neraka. Merinding, arahku tergeser sedikit menuju neraka.

Aku berdiri, menulis tulisan ini dan menatap esok hari. Gak ada lagi tegar yang ngaret. Gak ada lagi tegar yang males. Gak ada lagi tegar yang menunda nunda pekerjaan. Yang ada tetap tegar yang murah senyum dan nyantai dengan tambahan sedikit lebih rapi, baik penampilan maupun yang dilakukan. Itu semua tidak lain harus dengan menulis kembali, what should i do?

Sekian

 

Masalah apa saja yang sudah kulakukan liburan ini? Not bad, (kalo gak mau dibilang useless). Liburan ke banyuwangi yang indah, berkumpul dengan keluarga yang aku cintai, presentasi pertama didapan 200 orang yang tak terlupakan. Ya begitulah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s